Home » Kabar Kota » 1 Korban Tewas Ditembak, Berikut 4 Aksi Kejahatan yang Belum Terungkap dan Paling Menggegerkan di Riau

1 Korban Tewas Ditembak, Berikut 4 Aksi Kejahatan yang Belum Terungkap dan Paling Menggegerkan di Riau

PEKANBARUPOS.COM (PPC),PEKANBARU – Beberapa aksi kejahatan yang terjadi di Provinsi Riau, cukup menyita perhatian masyarakat. Setidaknya sepanjang April 2017, tercatat ada empat peristiwa yang terbilang beringas dan melibatkan senjata api. Tak main-main, satu orang korban bahkan ditembak mati

Menyikapi hal tersebut, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Zulkarnain memastikan bahwa kasus-kasus ini memang jadi atensi dan prioritas jajarannya untuk segera diselesaikan, dalam artian dapat secepatnya terungkap serta pelaku berhasil ditangkap. Apalagi bila menggunakan senjata api.Dirinya bahkan sudah menggelar rapat beberapa hari lalu dengan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Agus Santoso, serta unit Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan). Pembahasan pada pertemuan itu terkait pengerahan anggota dari Polda untuk memback up kasus-kasus kejahatan konvensional.”Harus segera dibuat terang perkaranya, seperti misalnya kejadian di Kampar, korbannya ditembak. Kami ikhtiarkan betul, mudah-mudahan segera terungkap. Kita juga mohon bantuan dari masyarakat, jika ada yang punya senjata api disekitar supaya diinformasikan,” tutupnya

Menurut catatan, setidaknya ada empat peristiwa kejahatan yang paling menyita perhatian masyarakat sepanjang April 2017 ini. Kasus tersebut sampai kini masih belum terungkap oleh kepolisian, dan pelaku belum ditangkap. Apa-apa saja itu? Berikut yang di rangkum:

1. Perampokan Bersenjata Api Senilai Rp220 Terhadap Nasabah Bank di Pekanbaru. Peristiwa yang terjadi Juma tersebut diduga sudah direncanakan. Pelaku tahu kalau korban bernama Wanto baru saja menarik uang dari bank. Ia kemudian dibuntuti sampai di depan rumahnya, daerah Rumbai Pesisir.Wanto langsung didatangi pelaku yang tiba-tiba muncul dengan sepeda motor. Dirinya kemudian ditodongkan pistol agar mau menyerahkan uang Rp220 juta yang baru diambilnya itu. Korban pun akhirnya pasrah dan harus merelakan uang itu. Saat kejadian, pelaku diduga dua orang, bahkan sempat pula melepaskan tembakan.

2. Pelaku Pecah Kaca di Pelalawan Bawa Lari Rp1,3 Miliar. Kejadian itu pada Kamis lalu di Jalan Lintas Timur (Jalintim). Dalam waktu singkat, pelaku yang diduga dua orang ini berhasil menggondol duit kontan Rp1,3 Miliar dengan cara memecahkan kaca mobil dan merogohnya dari luar.Uang sebesar itu merupakan hasil penjualan sawit kelompok tani yang baru diambil dari salah satu bank di Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan. Rencananya akan dibagi-bagi kepada anggota (kelompok tani, red). Namun sayang, sekejab saja mobil ditinggalkan, tas berisi uang ini pun raib.

3. Penjahat Tembak Mati Toke Barang Harian di Lintas Pekanbaru – Bangkinang. Kasus ini lah yang mungkin paling sadis selama April 2017. Korban bernama Abu Samah (60 tahun) yang merupakan Toke barang harian ditembak dua kali oleh orang tak dikenal (OTK) hingga tewas di tempat.Kejadiannya pada Minggu petang di Jalan Lintas Pekanbaru – Bangkinang. Sampai kini, misteri kematian Abu Samah belum diketahui, apakah unsur dendam atau murni aksi perampokan. Sebab uang miliknya tidak dicuri saat itu. Abu Samah meninggal dunia usai di dor pada punggung dan leher.

4. Bandit Bersenjata Api Sekap dan Aniaya IRT di Inhu. Peristiwa ini terjadi Selasa kemarin, dengan korbannya seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Lamria Boru Manalu (49 tahun). Dirinya didatangi perampok saat berada di rumah, daerah Kecamatan Peranap Kabupaten Inhu.Saat itu korban sedang santai-santai. Tiba-tiba saja datang sekitar enam orang pria, di mana salah seorangnya langsung menodongkan pistol. Lamria kemudian disekap, di mana kaki dan tangannya diikat oleh penjahat tersebut. Bahkan korban juga sempat dipukuli.Dalam kejadian ini, mereka sukses membawa kabur uang tunai Rp5 juta dan beberapa benda berharga lainnya. Selain itu, para perampok juga membawa kabur dua sepeda motor yang ada di rumah tersebut. Motor itu bukan milik korban, melainkan dititipkan warga di rumahnya. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Alumni Unpad Diharapkan Terus Jaga Eksistensi untuk Membangun Riau

PEKANBARUPOS.COM – Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR)  Dr drh Chaidir MM berharap ...