Home » Kabar Kota » Banyak Jalan Menuju Sekolah di Daerah Rusak Parah, Ini Cara Gubernur Riau Atasi Kesenjangan Fiskal

Banyak Jalan Menuju Sekolah di Daerah Rusak Parah, Ini Cara Gubernur Riau Atasi Kesenjangan Fiskal

PEKANBARUPOS.COM (PPC),PEKANBARU – Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman menaruh perhatian serius terhadap dunia pendidikan sebagai jaminan mutu sumber daya manusia (Sdm) generasi muda di masa mendatang. Sehingga apapun yang mengganggu kelangsungan anak-anak dalam mengenyam pendidikan akan menjadi prioritas, seperti masih banyaknya jalan lintas menuju sekolah-sekolah di daerah yang rusak parah.”Kalau jalan yang rusak itu kewenangan provinsi, langsung bisa kita tangani,” kata Andi Rachman, di Tembilahan, Senin pagi.Tidak bisa dipungkiri, bahwa wilayah Riau memang sangat luas meliputi 12 kabupaten/kota. Sehingga memerlukan ketelatenan dan kejelian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk membagi-bagi bantuan keuangan (Bankeu) bagi setiap daerah.”Kita berikan Bankeu kepada kabupaten/kota untuk mengatasi kesenjangan fiskal. Dalam Bankeu itu bisa diusulkan seperti jalan-jalan yang dibutuhkan masyarakat,” tandasnya

Salah satu contoh jalan menuju sekolah yang rusak parah afa di Kecamatan Batang Cenaku, tepatnya di Dusun Sungai Santan, Desa Anak Talang. Akibat jalan rusak parah, warga jadi kesulitan beraktivitas. Mirisnya lagi, kerusakan ruas jalan tersebut juga sangat berdampak pada kelangsungan pendidikan di daerah itu. Setiap kali hujan, tingkat kehadiran pelajar ke sekolah jadi berkurang, bahkan sangat minim. Baik itu pelajar SDN 026 maupun SMPN 5 Batang Cenaku.”Kerusakan pada ruas jalan itu sudah berlangsung sejak 6 bulan terakhir dan semangkin hari kondisinya kian parah. Apa lagi belakangan ini, curah hujan cukup tinggi dan sering dilintasi mobil pengangkut kelapa sawit yang bermuatan berat,” ujar warga Desa Anak Talang, Rohman Janidir S.Pd, Senin. Dikatakan Rohman yang juga Kepala SDN 026 Desa Anak Talang itu, kerusakan terparah pada ruas jalan itu terdapat di Dusun Sungai Santan Desa Anak Talang. Jalan itu juga merupakan jalan penghubung antara Desa Anak Talang, Desa Aur Cina dan Desa Talang Mulia.”Ada lima titik kerusakan terparah disepanjang jalan ini. Jika hujan, jangankan mobil, sepeda motor saja sulit untuk melintas. Selain becek, kondisi jalan berobah menjadi lumpur. Hal itulah penyebab utama para pelajar di daerah ini minim datang ke sekolah,” terangnya.Selain pelajar, para guru yang berdomisili diluar Desa Anak Talang juga mengalami kesulitan untuk sampai di sekolah, karena mereka harus berjalan kaki hingga 2 kilometer, sambung Rahman.”Dengan demikian, dirinya berharap kepada pemerintah, terutama Pemprov Riau selaku pihak yang bertanggung jawab untuk dapat secepatnya melakukan perbaikan. Jika tidak, maka akan seterusnya berdampak pada kelangsungan pendidikan di daerah itu.”Jangan biarkan kami yang terpencil ini menjadi tertinggal dan menderita akibat kondisi jalan yang hancur seperti ini,” ketus Rohman.Selain itu, dirinya juga menghimbau kepada pihak perusahaan dan pengusaha kelapa sawit yang ada didaerah itu untuk dapat membantu perbaikan dan perawatan titik jalan yang rusak tersebut. Sehingga, para pelajar yang merupakan generasi penerus tidak menjadi korban, pungkasnya (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pengembangan Ekowisata di Wakatobi Wujud Sinergi Jasa Raharja Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

PEKANBARUPOS.COM, JAKARTA – Jasa Raharja bekerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) mendukung pengembangan ...