PDC Perkuat Budaya Keselamatan Kerja melalui Program Salam Lima Jari

Berita10 Views

PEKANBARUPOS.COM – PT Patra Drilling Contractor (PDC) memberikan kewenangan kepada seluruh pekerja untuk menghentikan pekerjaan apabila menemukan kondisi atau tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan. Kebijakan ini menjadi bagian dari penerapan Stop Work Authority (SWA) dalam program Salam Lima Jari 2026.

Melalui SWA, pekerja PDC, termasuk pekerja kontrak dan mitra kerja, dapat menghentikan sementara aktivitas operasional ketika menemukan potensi bahaya. Kewenangan tersebut berlaku tanpa memandang jabatan.

PDC menerapkan kebijakan ini sebagai bagian dari pilar Strengthening Safety Barrier untuk memperkuat pengendalian risiko di lingkungan kerja. Perusahaan memberikan ruang bagi setiap pekerja untuk mengambil tindakan pencegahan sebelum kondisi berbahaya memicu kecelakaan.

Ketika menemukan potensi bahaya, pekerja dapat menghentikan aktivitas sementara agar tim terkait mengevaluasi risiko dan menerapkan langkah pengendalian yang diperlukan. Pekerjaan baru dapat dilanjutkan setelah kondisi dinilai aman.

HSSE Manager PDC, Bagus Uji Widihartono, mengatakan bahwa perusahaan mendorong seluruh pekerja untuk aktif menjaga keselamatan diri sendiri maupun rekan kerja. Ia juga menekankan pentingnya keberanian menghentikan pekerjaan ketika muncul kondisi yang tidak aman.

Menurut Bagus, keselamatan tidak hanya bergantung pada kebijakan perusahaan, tetapi juga pada kepedulian dan keterlibatan setiap individu dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.

Selain menerapkan SWA, PDC menjalankan observasi HSSE individu, pengelolaan insiden, komunikasi keselamatan, serta pengawasan dan evaluasi operasional. Langkah-langkah tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pekerja dalam mengenali potensi bahaya dan mencegah kecelakaan kerja.

Program Salam Lima Jari 2026 juga mencakup empat pilar lainnya, yakni Management Commitment, Occupational Health Excellence, Enhancing the Security Management System, dan Green Operations. Kelima pilar tersebut mencakup komitmen manajemen, kesehatan pekerja, pengendalian risiko keselamatan, keamanan operasional, serta pengelolaan lingkungan.

Melalui pilar kesehatan, PDC menjalankan program untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan pekerja. Sementara itu, pilar keamanan berfokus pada pengelolaan risiko operasional, sedangkan Green Operations mendorong pengurangan emisi serta pengelolaan limbah dan air.

Penerapan berbagai program tersebut turut mendukung capaian PDC berupa 48.207.819 jam kerja aman tanpa kecelakaan yang mengakibatkan kehilangan waktu kerja atau Lost Time Injury (LTI), terhitung sejak 18 Mei 2018 hingga September 2026.

PDC terus memperkuat budaya HSSE dengan melibatkan pekerja dan mitra kerja dalam setiap upaya pencegahan risiko. Perusahaan menargetkan kegiatan operasional yang selamat, sehat, andal, aman, dan berwawasan lingkungan.***