Home » Kabar Kota » Ketika Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Dicegat Ibu-ibu Tukang Sapu Usai Berikan Kuliah Umum

Ketika Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Dicegat Ibu-ibu Tukang Sapu Usai Berikan Kuliah Umum

PEKANBARUPOS.COM (PPC),PEKANBARU – Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berkunjung ke Provinsi Riau, Rabu Dalam agendanya, Jenderal bintang empat itu sempat bertanam padi di Kabupaten Siak, serta memberikan kuliah umum dihadapan ribuan mahasiswa dan pelajar di Kampus UIN Suska Kota Pekanbaru.Dalam berbagai rangkaian kegiatan ini, terdapat banyak moment yang menggambarkan jati diri seorang Gatot Nurmantyo, lelaki yang dilahirkan di Tegal Jawa Tengah, 57 tahun silam tersebut. Ternyata sosok sederhana yang selama ini diperbincangkan terbukti benar.Satu yang menarik, ketika Jenderal Gatot Nurmantyo selesai memberikan pemaparan kuliah umumnya di gedung PKM Kampus UIN Suska Riau, Rabu siang. Begitu akan meninggalkan gedung didampingi petinggi TNI, dirinya langsung dikerubuni massa.Melihat itu, suami dari Enny Trimurti tak lantas menghindar. Ia malah mendatangi mereka lalu bersalaman sambil melempar senyum ramah. Bahkan tak sekedar bersalaman, adapula yang mengajak Panglima TNI itu berselfie ria, dan dia pun meladeni dengan baik.

Tak ayal, perjalanan Gatot menuju bus yang jaraknya hanya beberapa belas meter dari gedung acara, sempat memakan waktu cukup lama, karena harus meladeni orang-orang yang mendatanginya. Bahkan ada juga siswa yang berani mencegat Gatot begitu ke luar pintu.Siswa itu terlihat mengeluarkan kertas dan bulpen, lalu Gatot membubuhkan tanda tangan di situ. Kemudian ada juga yang mencegat Panglima TNI ini demi memotretnya dengan kamera ponsel dari dekat. Sekilas terlihat tidak ada pengamanan khusus dan massa dapat bercengkrama langsung dari dekat.Mereka rela berdesak-desakan. Uniknya lagi, ada pula beberapa orang ibu-ibu tukang sapu yang mencegat langkah kaki perwira tinggi TNI ini demi untuk bersalaman. Melihat itu, Gatot lantas menghampiri dan menyalami sambil tersenyum ramah. Spontan ibu-ibu ini gembira. ibu-ibu tersebut sejak pagi sudah hadir di gedung tempat acara digelar. Tugasnya adalah menyapu kotoran pasir dan jejak kaki yang menempel di karpet merah yang akan dilalui Panglima TNI. Berulang kali mereka hilir mudik membersihkan, ketika melihat ada sedikit saja yang kotor.Bahkan saat Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan kuliah umum, mereka juga rela berdiri rapi sambil menyimak dengan antusias. Rupa-rupanya setelah acara selesai, ibu-ibu ini sudah masuk di antara keramaian massa, berharap dapat bersalaman langsung dengan Panglima TNI.Setelah dapat memegang tangan Panglima TNI, ibu-ibu tukang sapu ini kemudian menghilang diantara keramaian orang yang jumlahnya diperkirakan mencapai ribuan ini. Bahkan ada pula wanita yang tampak menangis, usai dapat menyalami seorang Jenderal Gatot Nurmantyo.Sementara bagi massa yang berada di belakang kerumunan, Gatot memberi isyarat dengan melambaikan tangannya sambil tersenyum. Ini dibalas mereka dengan lambaian tangan, sambil berteriak menyebut nama ‘Pak Gatot’.Rupa-rupanya begitu banyak orang yang mengidolakan sosok sang Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. Ini terlihat dari wajah sumringah mereka. Bahkan di Kabupaten Siak, ribuan warga rela tumpah ruah menunggu kedatangannya. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Alumni Unpad Diharapkan Terus Jaga Eksistensi untuk Membangun Riau

PEKANBARUPOS.COM – Ketua Umum Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR)  Dr drh Chaidir MM berharap ...