Membacakan dongeng untuk anak bukan sekadar kegiatan pengantar tidur. Aktivitas sederhana ini memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, baik dari sisi intelektual, emosional, maupun sosial. Sejumlah penelitian dan praktisi pendidikan anak menilai dongeng sebagai sarana efektif membangun fondasi karakter sejak usia dini.
Salah satu manfaat utama membacakan dongeng adalah meningkatkan kemampuan bahasa dan literasi anak. Anak yang rutin mendengar cerita akan lebih cepat mengenali kosakata baru, memahami struktur kalimat, serta terbiasa menyimak dengan baik. Hal ini menjadi modal awal bagi kemampuan membaca dan menulis di kemudian hari.
Dongeng juga berperan dalam mengembangkan imajinasi dan kreativitas anak. Alur cerita, tokoh, dan konflik yang disajikan dalam dongeng mendorong anak untuk berimajinasi, berpikir simbolik, serta memahami dunia melalui sudut pandang yang lebih luas. Imajinasi yang terasah sejak dini terbukti berpengaruh terhadap kemampuan problem solving anak.
Selain itu, membacakan dongeng membantu menanamkan nilai moral dan karakter positif. Cerita tentang kejujuran, keberanian, empati, dan kerja keras dapat disampaikan secara halus tanpa kesan menggurui. Anak lebih mudah menyerap pesan moral melalui kisah yang dekat dengan dunia mereka.
Dari sisi emosional, kegiatan mendongeng mampu memperkuat ikatan antara orang tua dan anak. Interaksi langsung, suara yang hangat, serta suasana yang nyaman membuat anak merasa aman dan diperhatikan. Kondisi ini penting untuk membangun rasa percaya diri dan kestabilan emosi anak.
Manfaat lainnya, dongeng dapat melatih konsentrasi dan daya ingat anak. Saat mendengarkan cerita, anak belajar fokus mengikuti alur dan mengingat detail cerita. Kemampuan ini sangat berguna dalam proses belajar di sekolah.
Dengan berbagai manfaat tersebut, para orang tua dianjurkan menjadikan membacakan dongeng sebagai rutinitas harian. Tidak harus lama, cukup konsisten dan dilakukan dengan penuh perhatian. Dongeng bukan hanya hiburan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi perkembangan anak secara menyeluruh.






