Hadapi Tantangan Ekonomi 2027, Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

Berita98 Views

PEKANBARUPOS.COM – PT Jasa Raharja (Persero) terus memperkuat kesiapan perusahaan dalam menghadapi dinamika perekonomian dan tantangan bisnis pada 2027. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Economic Insights bertema “Review 2025–2026 and Outlook 2027: Strengthening Business Sustainability”, yang berlangsung secara hibrida di Ballroom Kantor Pusat Jasa Raharja, Jakarta, dan melalui Zoom pada Kamis (22/10/2026).

Direktur Keuangan Jasa Raharja, Dwi Ary Purnomo, menyampaikan pentingnya memahami perkembangan ekonomi dan pasar keuangan untuk mendukung perencanaan perusahaan. Pemahaman tersebut diperlukan untuk memperkuat penerimaan, memenuhi kewajiban santunan secara tepat waktu, serta menjaga ketahanan keuangan Jasa Raharja.

Dwi juga mengajak seluruh jajaran untuk memanfaatkan wawasan dari pembahasan ekonomi dalam pelaksanaan tugas masing-masing. Hasil diskusi diharapkan menjadi masukan dalam memperkuat perencanaan dan langkah kerja perusahaan untuk mendukung keberlanjutan bisnis dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan yang diikuti jajaran Dewan Komisaris, Direksi, pimpinan unit kerja kantor pusat, serta pimpinan kantor wilayah dan cabang Jasa Raharja di seluruh Indonesia ini menghadirkan Andry Asmoro, Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., sebagai narasumber.

Dalam paparannya, Andry Asmoro mengulas prospek perekonomian Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Menurutnya, perekonomian masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain ketegangan geopolitik, perlambatan ekonomi global, perubahan kebijakan perdagangan internasional, serta tekanan terhadap daya beli masyarakat.

Andry juga menyoroti perkembangan daya beli dan kondisi kelas menengah sebagai bagian dari dinamika ekonomi yang perlu diperhatikan dunia usaha.

Bagi Jasa Raharja, perkembangan daya beli, aktivitas ekonomi, dan mobilitas masyarakat menjadi perhatian dalam memperkuat strategi penerimaan dan pelayanan kepada masyarakat.

Pengelolaan Keuangan Berdasarkan Prinsip Kehati-hatian

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Keuangan juga menyampaikan perkembangan kinerja perusahaan serta pentingnya menjaga keseimbangan antara penguatan penerimaan dan pemenuhan kewajiban santunan kepada masyarakat.

Jasa Raharja terus menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan, meningkatkan efektivitas penerimaan, serta memperkuat manajemen risiko dan pengelolaan investasi untuk mendukung keberlanjutan pelayanan.

Selain membahas prospek pertumbuhan ekonomi dan daya beli, forum ini juga menyoroti perkembangan pasar keuangan. Pemahaman atas perkembangan tersebut mendukung pengelolaan investasi yang berhati-hati dan berkelanjutan.

Melalui Economic Insights, Jasa Raharja berharap dapat memperkuat keselarasan pemahaman seluruh jajaran manajemen dalam menghadapi tantangan bisnis 2027. Hasil pembahasan diharapkan mendukung penguatan strategi dan tata kelola perusahaan dalam menjaga keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat.***