PDC Kembangkan Teknologi Geokimia untuk Eksplorasi Hidrogen Alami

Berita77 Views

PEKANBARUPOS.COM – PT Patra Drilling Contractor (PDC) berkolaborasi dengan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Pertamina (Persero) mengembangkan teknologi geokimia untuk mendukung eksplorasi hidrogen alami atau natural/geologic hydrogen. Inovasi ini juga diarahkan untuk membantu pemantauan pergerakan hidrokarbon dan mendukung kegiatan Carbon Capture and Storage/Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCS/CCUS).

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Workshop dan Kickoff Meeting bertajuk “Akselerasi Transisi Energi melalui Inovasi Teknologi Geokimia untuk Eksplorasi Geologic/Natural Hydrogen serta Monitoring Pergerakan Hidrokarbon dan CCS/CCUS” di Surabaya pada 13–14 Oktober 2026.

Dalam kegiatan tersebut, PDC bertindak sebagai pelaksana proyek pengembangan teknologi sekaligus penyelenggara workshop. Forum ini menjadi wadah untuk memperluas pemahaman, melakukan benchmarking, dan berbagi pengetahuan dengan melibatkan praktisi industri energi serta akademisi.

Project Manager PDC sekaligus Ketua Panitia, Andipa Damatra, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi pengembangan inovasi teknologi yang mendukung transisi energi.

“Workshop dan kickoff meeting ini merupakan langkah awal untuk mendukung program ESG dan sustainability serta transisi energi Pertamina melalui eksplorasi hidrogen alami atau natural/geologic hydrogen. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menyukseskan pengembangan inovasi teknologi tersebut,” ujar Andipa.

Salah satu fokus pengembangan adalah teknologi geokimia Pertagastech Microseepage Capture and Imaging (PMCI). Teknologi ini memanfaatkan pendekatan geokimia untuk mengidentifikasi anomali senyawa tertentu melalui fenomena rembesan gas dalam konsentrasi sangat kecil atau microseepage.

Teknologi PMCI sebelumnya telah digunakan dalam kajian hidrokarbon. Ke depan, penerapannya akan dikembangkan untuk mendukung identifikasi indikasi potensi hidrogen alami melalui integrasi analisis geokimia dengan data geologi, geofisika, dan informasi bawah permukaan lainnya.

Selain eksplorasi hidrogen alami, pengembangan PMCI juga diarahkan untuk membantu pemetaan pergerakan hidrokarbon serta pemantauan CO₂ dalam kegiatan CCS/CCUS.

Workshop tersebut melibatkan perwakilan berbagai entitas Pertamina, termasuk Pertamina Hulu Rokan, Pertamina Hulu Sanga Sanga, dan Pertamina EP Cepu. Sejumlah akademisi dari Universitas Pertamina dan Institut Pertanian Bogor (IPB) juga turut berpartisipasi.

Peserta yang hadir antara lain Usman, Principal Specialist I Technology Innovation Downstream & New Renewable Energy PT Pertamina (Persero); Edin Akhmad Syaripudin, Chief Innovation Geology PHE; serta Andipa Damatra dari PDC.

Forum ini juga menghadirkan Prof. Dr. Ir. Eddy Ariyono Subroto dari Universitas Pertamina, Dr. Mohammad Khotib, S.Si., M.Si. dari IPB, Sunarli Ardi selaku Sr. Specialist Innovation Geology PHE, dan Rio M.A. Sitorus, Manager Well Operation, Petrophysics & DM PT Pertamina EP.

Para peserta membahas pendekatan analisis dan karakterisasi bawah permukaan, integrasi data multidisiplin, serta kebutuhan validasi teknologi sebelum diterapkan secara lebih luas. Hasil diskusi diharapkan menjadi dasar untuk menyusun tahapan pengembangan berikutnya, termasuk evaluasi kelayakan teknis dan ekonomis.

Melalui kolaborasi industri dan akademisi ini, PDC berupaya mendukung pengembangan teknologi geokimia yang berpotensi membuka peluang eksplorasi sumber energi baru sekaligus meningkatkan kemampuan pemantauan bawah permukaan untuk mendukung agenda transisi energi Pertamina.***