Home » Kabar Kota » Polresta Pekanbaru Lengkapi Berkas P19 Kasus Panti Asuhan Tunas Bangsa

Polresta Pekanbaru Lengkapi Berkas P19 Kasus Panti Asuhan Tunas Bangsa

PEKANBARUPOS.COM (PPC),PEKANBARU – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kepolisian Kota Pekanbaru saat ini tengah melengkapi berkas kasus kematian bayi di Panti Asuhan Tunas Bangsa yang sudah dinyatakan P19 oleh kejaksaan.
“Yayasan tunas bangsa proses perkaranya sudah tahap 1, sudah dilakukan pemeriksaan oleh kejaksaan atau P19. Saat ini masih proses memenuhi dan melengkapi petunjuk jaksa tentang P19 itu,” kata Wakil Kepala Satreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Nardi M Marbun di Pekanbaru, Kamis.
Hal itu disampaikannya saat ekspos mingguan kasus kejahatan di Pekanbaru. Untuk melengkapi berkas P19 jaksa itu, penyidik melengkapinya dengan pemeriksaan terhadap saksi ahli, yakni ahli gizi dan ahli pidana.
Panti asuhan Tunas Bangsa adalah satu dari tiga panti milik Yayasan Tunas Bangsa yang beralamat di Jalan Singglang V, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Panti asuhan ini masuk ranah hukum akibat dari meninggalnya M. Zikli, bocah 18 bulan yang diduga akibat dianiaya.
Lili Nurhayati (49) selaku Ketua Yayasan Panti Asuhan Tunas Bangsa ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Pekanbaru. Penetapan itu menurut pihak kepolisian sudah memenuhi unsur alat bukti yang kuat.
Mulai dengan hasil dari proses pemeriksaan tersangka, dan keterangan beberapa orang saksi. Dimulai dari keluarga korban, suami dan anak pemilik panti serta pekerjanya. Selain itu juga ada pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, Chairani.
Selain itu, juga telah  termasuk melakukan proses otopsi jenazah M. Zikli. Hasilnya tim forensik bidang dokter dan kesehatan (biddokkes) Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau menyatakan adanya yanfa kekerasan benda tumpul.
Disamping memiliki panti asuhan anak, tersangka juga punya panti jompo, lanjut usia, dan orang gila di tiga tempat berbeda. Diketahui ternyata panti-panti itu telah lama habis izinnya dan saat ini para penghuninya dievakuasi ke Dinas Sosial Provinsi Riau dan Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Primepark Hotel Pekanbaru Hadirkan Promo Indonesia Merdeka Sambut HUT RI 

PEKANBARUPOS.COM, PEKANBARU – Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) akan menginjak usia 77 tahun pada 17 ...