Home » Kabar Kota » Komite SMA Negeri Se-Kota Pekanbaru Bentuk FK SMAN PKU

Komite SMA Negeri Se-Kota Pekanbaru Bentuk FK SMAN PKU

PEKANBARUPOS.COM (PPC),PEKANBARU – Para Ketua Komite dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (KMKKS) SMA Negeri se-Kota Pekanbaru gelar pertemuan di SMAN 3 Pekanbaru, Selasa.

Sebanyak 16 ketua komite sekolah negeri se-Kota Pekanbaru bersama kepala sekolah hadir dalam kegiatan ini. Pertemuan ini digelar untuk membentuk Forum Komite SMA Negeri se-Kota Pekanbaru (FK SMAN PKU).

Dibentuknya forum ini sebagai wadah komunikasi dan berbagi pengelaman sebagai pengurus komite sekolah.

Ketua FK SMAN PKU, Delisis mengatakan dalam pertemuan tersebut juga dibahas tentang pungutan Sumbangan Pembangunan Pendidikan (SPP) yang sudah tidak lagi dilakukan dan sempat menjadi perdebatan di masyarakat.

“Sekolah se-Pekanbaru sudah lebih dari 10 tahun tidak lagi memungut SPP, sebagai gantinya pemerintah mengharapkan partisipasi dan kepedulian Masyarakat sekolah melalui komite memberi bantuan atau sumbangan dalam rangka memenuhi biaya minimum anggaran sekolah,” tuturnya.

Ia mengatakan pelaksanaan dalam rangka menjalankan amanar yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 75 Tahun 2016.

Dengan terbentuknya forum tersebut pelaksanaan peran komite di dunia pendidikan lebih baik lagi.

Ia menyampaikan agar pelaksanaan hal tersebut resmi forum komite berharap pemerintah Provinsi Riau maupun Kota Pekanbaru dapat mendorong pembentukan peraturan khusus yang sejalan dengan Permen yang dikeluarkan.

Ia menyampaikan FK SMAN PKU mencatat kebutuhan masing-masing siswa saat ini sebesar Rp 3.000.000,- hingga Rp 3.500.000,- pertahunnya.

Dari dana BOS dan BOSDA yang dianggarkan pemerintah saat ini sebesar Rp 1.800.000 bagi tiap siswa pertahunnya belum memadai kebutuhan anggaran siswa.

“Terlebih lagi saat ini dana BOS dan BOSDA belum terealisasi sehingga komite mesti menanggung kesemuanya,” katanya.

Dari forum ini diharapkan permasalahan kompleks yang dialami komite saat ini bisa diatasi.

Ia mengatakan dengan pembentukan peraturan khusus kebutuhan pendidikan akan jauh lebih baik dari sebelumnya.

Selain kegiatan tersebut, ditempat yang sama juga diadakan syukuran penempatan gedung baru SMAN 3 Pekanbaru.

Gedung baru ini merupakan hasil bantuan swakelola dari pemerintah pusat yang diterima sekolah tersebut pasca insiden kebakaran yang terjadi November 2014 lalu.

Kepala Sekolah SMAN 3 Pekanbaru, Erniwati mengatakan dari dana swakelola yang diterima sebesar Rp 2,5 miliar telah dibangun 10 unit ruang kelas baru, satu laboratorium dan satu perpustakan.

“Bantuan yang diterima ini sejauh ini telah mampu menampung para siswa belajar dengan waktu persekolahan dibagi dua waktu yakni pagi dan siang hari,” katanya.

Ia berharap kepada pemerintah daerah bisa memberikan bantuan untuk pembangunan gedung lainnya dalam rangka mencukupi kapasitas kelas dan fasilitas kedepannya. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Pengembangan Ekowisata di Wakatobi Wujud Sinergi Jasa Raharja Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

PEKANBARUPOS.COM, JAKARTA – Jasa Raharja bekerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) mendukung pengembangan ...